Dzikrullah : Amalan Yang Diperintahkan Rasulullah.

Dzikrullah : Amalan Yang Diperintahkan Rasulullah. Pada kesempatan kali ini Fiqih.co.id akan menerangkan tentang suatu amalan yang diperintahkan Rasulullah untuk dijadikan pegangan. In Syaa Allah Dzikrullah adalah amalan yang akan mengangkat derajat pengamalnya.

Daftar Isi

Dzikrullah : Amalan Yang Diperintahkan Rasulullah.

Dzikrullah adalah amalan yang paling bisa mengngkat derajat di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan untuk mengetahui keterangannya, maka mari kita simak uraian berikut ini.

Mukadimah

السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته

  الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَ بِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لاإِلهَ إِلا اللهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا  عَبْدُهُ رَسُوْلُهُ اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اٰلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ:  أَمَّا بَعْدُ

Pembaca yang budiman, Dengan Rahmat  Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam pembahasan kali  ini kami akan menerangkan tentang Dzikrullah. Mudah-mudahan ini menjadi suatu kebaikan bagi kita semua, Aamiin.

Perbuatan Yang Paling Baik

Dalam hal ini Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam Bersabda:

أَلَاأُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ اَعْمَالِكُمْ، وَأَزْكَاهَا عِنْدَ مَلِيْكِكُمْ، وَأَرْفَعِهَا فِيْ دَرَجَاتِكُمْ، وَخَيْرِ لَكُمْ مِنْ إِنْفَاقِ الذَّهَبِ وَالْوَرَقِ، وَخَيْرِ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ فَتَضْرِبُوْا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوْا أَعْنَاقَكُمْ؟ قَالُوْا بَلَى. قَالَ ذِكْرُ اللهِ تَعَالَى.(صحيح الترمذي: ٣/١٣٩ وصحيح إبن ماجه: ٢/٣١٦

Artinya: “Maukah kamu aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci disisi rajamu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu, lebih baik bagimu dari infaq emas atau  perak, dan lebih baik bagimu daripada bertemu dengan musuhmu lantas kamu memenggal lehernya atau mereka memenggal lehermu?”, Para shahabat yang hadir berkata: “Mau wahai Rasulullah!”. Beliau bersabda: “Dzikir kepada Allah yang maha tinggi”. (Shaheh Tirmidzi: 3/139, Ibnu Majah:2/316.)

Lisan Yang Selalu Basah Dengan Dzikir

Hamba Allah yang baiak adalah ia yang selaslu mengingat Allah dala berbagai keadaan. Lisannya selalu basah dengan dzikrullah. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَعَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ بُسْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا قَالَ: يَارَسُوْلَ اللهِ اِنَّ شَرَائِعَ الْإِسْلَامِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَيَّ فَأَخْبِرْنِيْ بِشَيْءٍ أَتَشَبَّثُ بِهِ. قَالَ: لَايَزَالُ لِسَانُكَ رَطْـبًا مِنْ ذِكْرِ اللهِ .(صحيح الترمذي: ٣/١٣٩ وصحيح إبن ماجه: ٢/٣١٧

Artinya: “Dari ‘Abdullah bin Busr, r.a. dia berkata: Sesungguhnya seorang laki-laki berkata: “Wahai Rasulullah!, sesungguhnya syari’at Islam telah banyak aku terima, oleh karena itu, beritahulah aku sesuatu hal buat peganganku”. Beliau bersabda: “Tidak henti-hentinya lidahmu basah karena zdikir kepada Allah (lidahmu selalu mengucapkanya)”.

Pahala Persatu Hurup Baca Al-Quran

Pahala Membaca Al-quran itu luar biasa bagi pembacanya. Membaca al-quran adalah ibadah yang dianjurkkan. Dalam hal membaca al-quran Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللهِ تَعَالَى فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَاأَقُوْلُ لَكَ ((آلـم)) حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيْمٌ حَرْفٌ. (رواه الترمذي ٤٥٨/٥، أنظر في صحيح الترمذي ٣/٩

Artinya: Barang siapa membaca satu huruf dari Al-qur’an, akan mendapatkan satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan akan dilipatkan sepuluh semisalnya. Aku tidak berkata: Alif Laam Miim, itu satu huruf.  Akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf”. (H.R.Tirmidzi 5/458, lihat Shaheh Tirmidzi 3/9)

Pahala Mengajarkan AL-quran

Mengajarkan Al-quran kepada seseorang itu pahala sangta luar biasa. Dan banyak keterang hadits mengenai hal tersebut. Dalam Kebaikan Mengajar Al-quran Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

عَنْ عُقْبَةَ بِنْ عَامِرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: خَرَجَ رَسُوْلُ اللهِ صلعم وَنَحْنُ فِيْ الصُّفَّةِ فَقَالَ: أَيُّكُمْ يُحِبُّ أَنْ يَغْدُوَ كُلَّ يَوْمٍ إِلَى بُطْحَانَ أَوْ إِلَى الْعَقِيْقِ فَيَأْتِيْ مِنْهُ بِنَاقَتَيْنِ كَوْمَاوَيْنِ فِيْ غَيْرِ إِثْمٍ وَلَا قَطِيْعَةِ رَحْمٍ؟ فَقُلْنَا: يَارَسُوْلَ اللهِ نُحِبُّ ذَلِكْ. قَالَ: أَفَلَا يَغْدُو أَحَدُكُمْ اِلَى الْمَسْجِدِ فَيَعْلَمَ، أَوْ يَقْرَأَ آيَـتَيْنِ مِنْ كِتَابِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ خَيْرٌ لَهُ مِنْ نَاقَتَيْنِ، وَثَلَاثٌ خَيْرٌلَهُ مِنْ ثَلَاثٍ، وَاَرْبَعٌ خَيْرٌ لَهُ مِنْ اَرْبَعٍ وَمِنْ اَعْدَادِهِنَّ مِنَ الْإِبِلِ . (رواه مسلم: 553/1

Artinya: “Dari ‘Uqbah bin Amir r.a. berkata: Rasulullah SAW. Keluar, sedangkan kami berada di serambi masjid (Madinah). Lalu beliau bersabda: “Siapakah diantara kamu yang senang berangkat pagi setiap hari ke Buthan atau ke Al-‘aqiq, lalu kembali dengan membawa dua unta yang besar punuknya tanpa mengerjakan dosa dan memutus shilatu rahmi?” kami (yang hadir) berkata: “Ya kami senang ya Rasulallah!”, lalu beliau bersabda: “seseorang diantara kamu berangkat pagi ke masjid, lalu mengajar atau membaca dua ayat Al qur’an, hal itu lebih baik baginya daripada dua unta. Dan (bila mengajar atau membaca) tiga (ayat) akan lebih baik daripada memperoleh tiga (unta). Dan (bila mengajar atau membaca) empat ayat akan lebih baik daripada memperoleh empat (unta).dan dari seluruh bilangan unta”.

Ringkasan Inti Dari Uraian Hadits Di Atas

Hadits tersebut di atas memberi pengertian bahwa: Sedikitnya ada 6 hikmah dan keutamaan dzikrullah, iaitu sebegai berikut:

  1. Dzikirullah adalah Amal yang paling baik dan paling suci di sisi Allah SWT
  2. Dzikirullah adalah amal yang paling bisa mengngkat derajat
  3. Dzikirullah adalah amal yang paliang baik dibanding dengan berinfaq emas dan perak
  4. Dzikirullah adalah perjuangan yang lebih baik daripada berperang
  5. Dzikirullah adalah suatu amalan yang diperintahkan Rasulullah untuk dijadikan pegangan.
  6. Dzikir LA ILAHA ILLA LLAH adalah Kalamu llah yang setiap huruf akan diperhitungkan pahalanya.
Dzikrullah Amalan Yang Diperintahkan Rasulullah.jpg
Dzikrullah Amalan Yang Diperintahkan Rasulullah.jpg

Demikian ulasan tentang Dzikrullah : Amalan Yang Diperintahkan Rasulullah. – Semoga bermanfaat untuk kita semua terutama yang sefaham dengan kami. Mohon Abaikan saja uraian kami ini, jika pembaca tidak sependapat.Terima kasih atas kunjungannya. Wallahu A’lamu bish-showab.