Bilal Idul Adha, Bacaan Takbir, Naikan Khutbah dan Doa Qowil Islam

Diposting pada

Bilal Idul Adha, Bacaan Takbir, Naikan Khutbah dan Doa Qowil Islam – Para Pembaca Rohimakumullah. Pada kesempatana ali ini kami fiqih.co.id akan menuliskan materi mengenai Bilal untuk Sholat Idul Adha Atau hari raya qurban. Meskipun bacaan bilal untuk sholat ‘Idul Adha in sudah banyak dihafal oleh para bilal pada umumnya, akan tetapi tidak menutup kemungkinan masih ada yang memrlukannya.

Bilal Idul Adha, Bacaan Takbir, Naikan Khutbah dan Doa Qowil Islam

Pada setiap tahun ketika mau menunaikan sholat ‘idul adha sudah pasti diperlukan adanya seorang bilal untuk mengumandangkan Takbir dan memandu jalannya pelaksanaan Sholat dan Khutbah ‘Id. Baik sholat ‘idul adha tersebut dilaksanakan di musholla, di Masjid ataupun di Lapangan tetap diperlukan adanya seorang Bilal.

Dengan demikian kami tuliskan pada artikel ini bimbingannya, semoga berkenan.

Bilal Sholat ‘Idul Adha

Tuga seorang bilal ialah mengumandangkan Takbir seperti Takbir yang biasa dikumandangkan sejak terbenamnya mata hari malam tanggal sepuluh dzul – hijjah. Takbir tersebut dikumandangkan sebanyak 3 kali ketika sholat ‘idil adha siap ditunaikan.

Selain dari takbir tersebut juga ada tambahan bacaan untuk ajakan sholat ‘id dua rokaat berjamaah kepada kaum muslimin dan muslimat yang sudah hadir pada tempat tersebut.

Dalam Ssholat ‘Idil Adha jika sudah selesai maka ada khutbah ‘idul adha yang disampaikan oleh khotib.

Adapun Dalam pelaksanaan khutbah tersebut adalah sama seperti khutbah jum’at yaitu dua khutbah. Bedanya dalam khutbah sholat ‘id itu diawali dengan bacaan takbir sebanyak 9 kali pada khutbah pertama dan 7 kali pada awal khutbah kedua.

Namun demikian juga ada yang melaksanakan khutbah ‘idul aha hanya dilaksankan dengan satu khutbah saja.

Tugas Bilal Sholat ‘Idul Adha

Adapun tugas bilal pada sholat ‘idul adha ialah sebagai berikut;

  1. Mengumandakan Takbir 3 kali pada saat sholat ‘id mau ditunaikan.
  2. Mengingatkan jamaah mengenai sholat ‘id dua rokaat dengan berjamaah dengan bacaan; “Sholaatan sunnatan li’idil adha rok’ataini jama’atan rohimakumullah dan seterusnya”.
  3. Mambacakan lafadz : “Innallaha wa malaa-ikatahu yusholluna ‘alan nabi dan seterusnya untuk menandai khotib naik minbar”.
  4. Kemudian mengumandangkan Takbir tahlil dan tahmid lagi 3 kali.
  5. Memberitahu Jamah tentang hari raya ‘idul adha adalah hari yang agung dihalalkan makan dan diharamkan puasa dengan lafadz sebagaimana akan kami tulis nanti di bawah.
  6. Mengingatkan jam’ah agar memperhatikan materi khutbah yang disampaikan Khotib.
  7. Berdoa agar Agama Islam dan kaum muslimin diberi kekuatan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Lafadz Takbir Bilal Sholat ‘Idul Adha

Adapu bacaan Takbir yang mesti dihafalkan oleh calon Bilal Sholat ‘idul adha adalah sebagi berikut;

Pertama; Bilal mengumandakan Takbir 3 kali seperti berikut;

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ، لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّه الْحَمْدُ ٣ كالي

اللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَااِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ  وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّه الْحَمْدُ

Kedua; dilanjutkan dengan bacaan seruan sholat sebagai berikut;

صَلَاةً سُنَّةً لِّعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنَ جَمَاعَةً رَّحِمَكُمُ اللهُ ٣ كالي الصَّلَاةُ، لَااِلَهَ اِلَّااللهُ مُحَمَّدُ رَّسُوْلُ اللهِ، صَلُّوْا جَمِيْعًا

Dari sini semua jamaah menunaikan sholat ‘idul adha berjamaah.

Setelah selelsai sholat dua rokaat yang diakhiri dengan salamnya Imam dan diikuti jamaah, maka bilal berdiri lagi, kemudian ia baca;

إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِ يَاَيُّهَاالَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

Kemudian Khotib naik ke Mimbar terus mengcapkan salam kepada Jama’ah dan duduk, karena Bilal akan mengumandangkan takbir.

Bilal mengumandakan takbir lagi 3 kali sperti ini;

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ، لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّه الْحَمْدُ ٣ كالي

اللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَااِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ  وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّه الْحَمْدُ

Bilal kemudian mengingatkan jamaah tentang hari raya dan agar memperhatikan isi kandungan khutbah dengan membaca seruan sebagai berikut;

يَا مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اِعْلَمُوْا أَنَّ هَذَا الْيَوْمَ يَوْمُ الْعِظَامِ أُحِلَّ لَنَا فِيْهِ الطَّعَامُ وَحُرِّمَ عَلَيْنَا فِيْهِ الصِّيَامُ، ثُمَّ اعْلَمُوْا إِذَا صَعِدَ الْخَاطِبُ عَلَى الْمِنْبَرِ ثُمَّ خَطَبَ فَلَا يَتَحَدَثَنَّ اَحَدُكُمْ اَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَاَطِعُوْا رَحِمَكُمُ اللهُ ٢ كالي 

اَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا عِبَادَ اللهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمَوْنَ

Doa qowil Islam

Bilal melanjutkan Do’a qowil islam seperti berikut :

الَّلهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَرَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْ كُلِّ صَحَابَةِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ. آمين… اللَّهُمَّ قَوِّ الْإِسْلَامَ وَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَسَيِّرْهُمْ سَيِّرًا مَّنْ تَمَسَّكَ بِالدِّيْنِ الْقَوِيْمِ، رَبِّ اخْتِمْ لَنَا وَ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْكَ بِالْخَيْرِ وَيَا خَيْرَ النَّاصِرِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ والحمد لله رب العالمين

Katika Khotib menutup khutbah pertamanya kemudian khotib duduk di antara dua khutbah maka Bailal membaca Sholawat. Atau Semua jama’ah berbarengan sama-sama membaca sholawat.

Khotib Berdiri lagi untuk membacakan materi khutbah keduanya yang diakhiri dengan doa.

 

Bilal Idul Adha
Bilal Idul Adha

Demikian uraian materi tentang; Bilal Idul Adha, Bacaan Takbir, Naikan Khutbah dan Doa Qowil Islam – Semoga dapat memberikan manfaat bagi para calon Bilal hari raya adha. Mohon ma’af biala ada kesalahan dalam penulisan baik teks arabnya maupun teks indonisianya .Terimakasih atas kunjungnnya baarokallah.