Shalat Fajar, Niat dan Tata Caranya, Bacaan Dzikr disertai Doanya

3 min read

Shalat Fajar Niat dan tata caranya

Shalat Fajar, Niat dan Tata Caranya, Bacaan Dzikr disertai Doanya – Pembaca yang dirahmati Allah, pada halamanm ini Fiqih.co.id akan menuliskan  akan Shalat Fajar. Niat dan Tata caranya. Lebih lengkapnya antum baca saja uaraian pada halaman ini sampaia selesai.

Shalat Fajar, Niat dan Tata Caranya, Bacaan Dzikr disertai Doanya

Shalat Fajar yang kami maksudkan di sini adalah Shalat Sunnah Fajar. Shalat Sunnah tersebut adalah salah satu sholat sunnah yang dianjurkan oleh Nabi agung Muhammad shollallahu ‘alaihi wa sallam. Adapun Keutamaannya pada halaman ini kami tuidak menuliskannya, karena sudah kami bahas pada halaman sebelumnya.

Mukadimah

السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته 

الْحَمْدُ للهِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ، اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ  (وَ بَعْدُ)

Puji dan syukur senantiasa kita panjatkan ke hadhirat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Shalwat teriring salam senantiasa kita sanjung agungkan buat baginda nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi wa sallam. Pembaca yang kami banggakan mari kita langsung saja ke poko materi kita pada halaman ini.

BACA JUGA :  Doa Akhir Tahun Hijriyah, Dibaca tanggal 29 atau 30 Dzul-Hijjah

Shalat Fajar

Shalat Sunnah Faja adalah salah satu sunnah yang dianjurkan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam. Shalat ini dikerjakan sebanya dua rakaat dan dilaksankan sebeluh shalat subuh setelah dikumandangkannya adzan subuh.

Naiat Shalat Sunnah Fajar

Niat ini adalah salah satu rukun dari shalat itu sendiri. Tempatnya niat itu di dalam hati ketika berbarengan dengan ucapan Takbir saat mengangkat tangan pada takbirotul-ihram.

Mengucapkan niat sebelum takbirotul-ihram dalam maadzhab Syafi’I itu disunnahkan. Adapun bacaan naiat tersebut adalah sebagai berikut ;

Bacaan Niat Tulisan Arab;

أُصَلِّى سُنَّةَ الْفَجْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Bacaan  Niat Tulisan Indonesia;

Ushalli sunnatal-fajri rak’ataini lillahi ta’ala

Tata Cara Sholat Sunnah Fajar

Adpun tata caranya dalam menunaikan shalat sunnah faja adalah sebagaiman bimbingan berikut ini;

1. sunnah membaca niat sebelum Takbirotul-Iharam

أُصَلِّى سُنَّةَ الْفَجْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal-fajri rak’ataini lillahi ta’ala.

Artinya: Aku niat shalat sunah Fajar dua rakaat, karena Allah Taala.

2. Membaca do’a iftitah dan surat al-fatihah

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. إِنِّىْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ. حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Allaahu Akbaru kabira wal hamdu lillahi kathira, wa subhanallahi bukratan wa asila. Innii wajjahtu wajhiya lillazi fatharas samaawaati wal ardha haniifa muslimaw wa maa anaa minal mushrikeen. Inna salaati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi Rabbil ‘aalameen. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.

Artinya: “Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim).”

BACA JUGA :  Keutamaan Shalat Sunnah Fajar, Pengertian Dan Dalilnya

3. Membaca surat-surat pendek setelah membaca surat al-fatihah

Lebih dianjurkan pada rakaat pertama setelah membaca surat al-fatihah adalah membaca surat Al-Fajr dan pada rakaat kedua setelah membaca surat al-fatihah membaca surat al-ikhlas. Akan tetapi, jika tidak hafal surat Al-Fajr, maka setelah al-fatihah cukup membaca surat apa saja yang hafal dan pada rakaat yang ke du abaca setelah fatihah baca surat al-Ikhlas.

4. Membaca surat Yusuf

Sesudah mengerjakan shalat 2 rakaat shalat sunnah fajar, apabila waktu masih memungkinkan maka dianjurkan untuk membaca surat yusuf ayat 21. Yang berbunyi sebagai berikut:

وَٱللَّهُ غَالِبٌ عَلَىٰٓ أَمۡرِهِۦ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ

Artinya: “Dan Allah berkuasa terhadap segala urusan-Nya, akan tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya.”

Bacaan Dzikir Setelah Shalat Sunnah Fajar

Adapun bacaan dzikir yang dianjurkan setelah menunaikan shalat sunnah fajar adalah sebagai berikut:

Bacaan dzikir pertama

يَارَزّاَقُ أُرْزُقْنِيَ الْبَقَآءِ بَعْدَ الْفَنَآءِ

Dibaca: Ya Razzaqu urzuqniyal-baqa’i ba’dal-fana’ (sebanyak 100 kali)

Artinya; Ya Allah Yang Maha Pemberi rezeki, karuniakanlah rezeki kepadaku kelanggengan (nikmat) setelah kerusakan (dari dunia)”

Bacaan Dzikir kedua

Bacaan dzikir yang kedua pada pelaksanaan amaliyah ini adalah membaca surah Al-Ikhlas sebanyak 41 kali.  Setelah itu, membaca surah Al-An’am ayat 1 sampai 2 dan ayat 96, yang berbunyi sebagai berikut:

ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ وَجَعَلَ ٱلظُّلُمَٰتِ وَٱلنُّورَۖ ثُمَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِرَبِّهِمۡ يَعۡدِلُونَ . هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن طِينٖ ثُمَّ قَضَىٰٓ أَجَلٗاۖ وَأَجَلٞ مُّسَمًّى عِندَهُۥۖ ثُمَّ أَنتُمۡ تَمۡتَرُونَ

Artinya: Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi dan mengadakan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka. Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu). QS. Al-An’am: 1-2

BACA JUGA :  Sayyidul Istigfar, Arab Indonesia Terjemah dan Keutamaannya

فَالِقُ ٱلۡإِصۡبَاحِ وَجَعَلَ ٱلَّيۡلَ سَكَنٗا وَٱلشَّمۡسَ وَٱلۡقَمَرَ حُسۡبَانٗاۚ ذَٰلِكَ تَقۡدِيرُ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡعَلِيمِ

Artinya: Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. QS. Al-An’am: 96

Tentang Shalat Sunnah

Pada diri Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi wa sallam. apabila adzan subuh dikumandangkan sebelum beliau mengerjakan shalat fardhu subuh, beliau segera bergegas melaksanakan sholat sunnah fajar sebanyak 2 rakaat. Baik di rumah maupun di masjid (HR. Bukhari dan Muslim).

Di samping itu, Rasulullah saw. juga berpesan untuk tidak mengerjakan shalat sunnah fajar 2 rakaat meskipun sedang dikejar-kejar oleh tentara berkuda. (HR. Abu Daud dan Baihaqi dan abu Hurairah)

 Shalat Sunnah Fajar

Sholat ini adalah shalat sunnah sebelum subuh setelah kumandang adzan subuh. Shalat Sunnah Fajar adalah Shalat Sunnah subuh. Namun ada juga ketentuan-ketentuan lain sebagai berikut;

Ketentuan-ketentuan dalam melaksanakan shalat sunnah fajar

Shalat sunnah fajar dikerjakan sebelum mengerjakan shalat sunnah qabliyah subuh 2 rakaat.

Dikerjakan pada awal waktu setelah adzan subuh berkumandang.

Sehingga dalam pelaksanaan shalat sunnah fajar 2 rakaat, shalat sunnah qabliyah subuh dan shalat subuh adalah dengan pedoman sebagai berikut:

Adzan subuh berkumandang

Mengerjakan shalat sunnah fajar 2 rakaat

Mengerjakan shalat sunnah qabliyah fajar sebanyak 2 rakaat

Dzikir dan wiridan shalat sunnah fajar seperti yang sudah disebutkan di atas.

Iqamah

Mengerjakan shalat subuh.

Shalat Fajar Niat dan tata caranya

Demikian materi singkat tentang; Shalat Fajar, Niat dan Tata Caranya, Bacaan Dzikr disertai Doanya. – Semoga Materi ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Abaikan saja materi ini bila pembaca tidak sependapat. Terimakasih. Sumber; dutadakwah