Sholat Hajat : Pengertian, Maksud, Niat, Doa, dan Tatacaranya

3 min read

Sholat Hajat Pengertian, Maksud, Niat, Doa, dan Tatacaranya

Sholat Hajat : Pengertian, Maksud, Niat, Doa, dan Tatacaranya  –  Baiklah Para Pembaca sekalian kali ini Fiqih.co.di akan menerangkan tentang Shalat Hajat. Shalat tersebut ialah dilakukan ketika ada maksud atau punya keperluan yang baik.

Sholat Hajat : Pengertian, Maksud, Niat, Doa, dan Tatacaranya

Shalat Hajat Pengertian serta tatacaranya akan kami terangkan secara terperinci. Untuk lebih jelasnya bisa antum baca beberapa ketarngannya di bawah ini setelah mukadimah.

Mukodimah

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُ

هْ بِسْمِ اللهِ وَالْـحَمْدُ للهِ،  وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ، أَمَّا بَعْدُ

Ikhwaniy fil-llah  Muslimin Muslimat Rahmatullahi ‘alaina wa ‘alaikum ajma’iin Aamiin. Alhamdulillah segala puji bagi Allah. Shalawat dan Salam semoga tetap ats baginda nabi Agung Muhammad shollallahu ‘alaihi wa sallam.

Stiap bani Adam dan Banatil-Hawa Yakni kita semua tentu masing-masing mempunyai hajat atau kebutuhan. Selagi kebuthan itu baik maka sebaiknya janga lupa minta ridha Allah agar mengqobulkannya. Allah maha pemberi semakin kita banyak meminta kepada-Nya, maka Dia akan smakin suka pada hamba-Nya. Pembaca yang kami banggakan, berikut rincian tentang shalat hajat.

Pengertian Sholat Hajat

Hajat menurut bahasa (lughat), itu  arti dari  kata حَاجَةٌ  adalah :“Kebutuhan”, sedangkan kalau menurut pengertian secara umum yang dimaksudkannya ialah “sholat hajat” yaitu salahsatu sholat sunah yang ditunaikan untuk memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala supaya keperluannya dapat terpenuhi.

Apa yang dituju dengan Sholat Hajat?

Yang pasti Sholat hajat itu ialah Sholat yang dicontohkan oleh beliau para sahabat, mereka mengerjakan sholat hajat lalu berdoa kepada Allah Ta’ala meskipun hanya untuk sekedar kebutuhan yang kecil.

BACA JUGA :  Fadhilah Dzikir : Diantaranya Adalah Menjadikan Wajah Bercahaya

Sholat hajat Sebagaimana beliau Nabi Agung Muhammad Shollallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan untuk bermohon hajat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala;

لِيَسْاَلْ أَحَدُكُمْ رَبَّهُ حَجَتَهُ حَتَّى يَسْاَلَهُ الْمِلْحَ وَحَتَّى يَسْاَلَهُ شِسْعَ نَعْلِهِ إِذَاانْقَطَعَ

Artinya: “Hendaklah salah seorang dari kalian selalu memohon hajatnya kepada Robnya (Allah SWT), hingga ketika meminta garam dan sampai  meminta tali sendalnya ketika tali sandal itu putus.” (HR. Tirmdzi; Hasan)

Oleh karenanya tentu dapat kita pertimbangkan bahwa Rasulullah saja mengajarkan kepada para sahabatnya untuk memohon hajatnya  kepada Allah meski yang diminta hanya garam atau tali untuk sendal yang telah putus.

Namun jika hajat terrsebut besar, maka Rasulullah mengajarkan agar tidak hanya sekedar berdoa supaya terkabulnya permohonan, akan tetapi beliau mengajarkan supaya sholat sunnah dua rakaat, yaitu sholat hajat.

Mengerjakan Sesuatu Harus Dengan Niat Yang Baik

Niat itu penting sekali dalam setiap mengerjakan suatu pekerjaan, agar tidak salah arah dan tujuan. Kita tahu bahwa menjalankan semua ibadah itu wajib diawali dengan niat, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

قُلْ إِن تُخْفُواْ مَا فِي صُدُورِكُمْ أَوْ تُبْدُوهُ يَعْلَمْهُ

Artinya: “Katakanlah – wahai Muhammad, sekalipun engkau semua sembunyikan apa-apa yang ada di dalam hatimu ataupun engkau sekalian tampakkan, pasti diketahui juga oleh Allah”. (QS. ali-lmran : 29)

Akan tetap sedikit ada ikhtilaf dalam pengertian niat. Diantaranya ada yang berpendapat bahwa niat itu tidak boleh diucapkan. Baik saudaraku khusus bagi saudra yang tidak biasa melafzdkan niat yan tidak mengapa, namun perlu diketahui bahwa dalam empat madzhab yaitu Hanafiyah, Malikiya, Syafi’iyah dan Hanabilah, taidak stupun madzhab yang mengharamkan melafdzkan niat sebelum takbir. Bahkan dalam madzhab Syafi’i justru disunnahkan melafdzkan niat sebelum takbir.

Mengenai maslah niat baik yang diucapkan maupun yang tidak akan kami bahas nanti pada waktunya.

Bacaan Niat Shalat Hajat Arabic

BACA JUGA :  Shalat Idain, Hukum Shalat Dua Hari Raya Fithri & Qurban

Yang pertama:

اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى اللهُ اَكْبَرْ

Tulisan Indonesianya:

Usholi Sunnatal hajat rok’ataini Lillahi Ta’ala Allahu Akbar

Artinya: Saya Niat Shalat Sunnah Hajat Dua Raka’at Karena Allah Ta’ala, Allahu Akbar.

Atau boleh juga dengan contoh bacaan niat yang ke dua ini

Arabic:

اُصَلِّى سُنَّةَ لِقَضَاءِ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى اللهُ اَكْبَرْ

Tulisan Indonesianya:

Usholi Sunnatal-liqodho-ilhajat rok’ataini Lillahi Ta’ala Allahu Akbar

Artinya: Saya Niat Shalat Sunnah UIntuk Memenuhi Hajat Dua Raka’at Karena Allah Ta’ala, Allahu Akbar.

Jumlah Rakaat Shalat Hajat

Jumlah raka’at shalat hajat paling sedikit itu dua rak’at. Dan bisa juga dikerjakan sebanyak empat rak’at.  Namun apabila antum mau mengerjakan shalat hajat empat raka’at, dan dikerjakan pada malam hari, maka semestinya setiap dapat dua raka’at maka harus salam. Artinya dua raka’at satu salam. Jadi jika mengerjakan yang empat raka’at berarti harus dengan dua kali salam.

Bacaan Doa Sholat Hajat Arabic

لَاِلَهَ اِلَّااللهُ الْحَكِيمُ الْكَرِيمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ اَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّوَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ اِثْمٍ لَا تَدَعْ لِى ذَنْبًا اِلَّا غَفَرْتَهُ وَلَا هَمًّا اِلَّافَرَّجْتَهُ وَلَاحَاجَةً اِلَّا هِيَ لَكَ رِضًااِلَّاقَضَيْتَهَا يَااَرْحَمَ الرَّحِمِينَ

Artinya: “Tiada ada Tuhan selain Allah yang Maha Penyantun dan Pemurah. Maha Suci Allah Tuhan pemelihara arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. KepadaMu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmatMu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunanMu, dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap kebaikan dan mendapat keselamatan dari tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa dari pada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaanMu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan yang paling Pengasih dan Penyayang” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Abu Aufa)

Bacaan Doa Sholat Hajat Tulisan Indonesia

“Laa ilaaha illallahul hakiimul kariimu subhaanallahi rabbil ‘arsyil ‘adzhiim. Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin as-aluka muujibaati rahmatika wa ‘azaaima maghfirotika wal ghoniimata min kulli birrin was-salaamata min kulli itsmin laa tada’ lii dzanban illa ghafartahu wa laa hamman illaa farrajtahu wa laa haajatan illaa hiya laka ridhon illaa qadhaytahaa yaa arhamar raahimiin”.

BACA JUGA :  Shalat Lailatul Qadar, Do’a, Praktek Arab & Indonesianya

Tata Cara Shalat Hajat Yang Dua Raka’at

  1. Sucikan tempat dan pakaian dari najis.
  2. Berwudhu dengan sempurna.
  3. Berdiri menghadap qiblat.
  4. Kemudian Lafdzkan Niat sebagi berikut:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، اُصَلِّى سُنَّةَ لِقَضَاءِ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى اللهُ اَكْبَرْ

  1. Baca Iftitah.
  2. Baca Ta’awudz dan Fatihah
  3. Baca Surat Al-Kaafirun.
  4. Ruku’.
  5. I’tidal.
  6. Sujud.
  7. Duduk diantara dua sujud.
  8. Sujud lagi.
  9. Bangkit dan ucapkan Takbir intiqol menuju raka’at ke dua.

Pada Raka’at ke dua

  1. Baca Ta’awudz dan Fatihah
  2. Baca Surat Al-Ikhlash.
  3. Ruku’.
  4. I’tidal.
  5. Sujud
  6. Duduk diantara dua sujud.
  7. Duduk Tawaruk dan baca Tahiyat akhir.
  8. Salam ke kana dan ke kiri.
  9. Baca Doanya seperti berikut:

يَا ذَاالْجَلاَلِ وَالْإِكْرَامِ اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ اْلأوَّلِيْن وَاْلأَخِـرِيْنَ وَسَلِّمْ وَرَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْ كُلِّ صَحَابَةِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ. آمين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبَّ الْعَالَمِيْنَ يَامَّعْبُوْدُ حَمْدًا يُوَفِى نِعْمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ يَارَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَـرِيْمِ وَعَـظِيْمِ سُلْطَانِكَ لَاِلَهَ اِلَّااللهُ الْحَكِيمُ الْكَرِيمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ اَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّوَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ اِثْمٍ لَا تَدَعْ لِى ذَنْبًا اِلَّا غَفَرْتَهُ وَلَا هَمًّا اِلَّافَرَّجْتَهُ وَلَاحَاجَةً اِلَّا هِيَ لَكَ رِضًااِلَّاقَضَيْتَهَا يَااَرْحَمَ الرَّحِمِينَ إِقْضِ حَاجَتِيْ يَا اللهْ ……….. سۤبُوْتْكَنْ حَاجَتْۑَا

Sholat Hajat Pengertian, Maksud, Niat, Doa, dan Tatacaranya
Sholat Hajat Pengertian, Maksud, Niat, Doa, dan Tatacaranya

Jika Antum ingin mengerjakan cara shalat hajat empat rakaat, maka baca saja pada link ini : ⇒ Shalat Hajat 4 Rakaat

Demikian ulasan tentang Sholat Hajat : Pengertian, Maksud, Niat, Doa, dan Tatacaranya Semoga bermanfaat untuk yang mau mengamalkannya. Mohon Abaikan saja uraian kami ini, jika pembaca tidak sependapat.Terima kasih atas kunjungannya. Wallahu A’lamu bish-showab

Doa Khatam Al-Quran, Arab, Indomesia dan Terjemahannya

Rate this post Doa Khatam Al-Quran, Arab, Indomesia dan Terjemahannya – Pada halaman ini fiqih.co.id akan menuliskan tentang Doa Khatam Al-Quran. Di dalam penulisan...
admin
4 min read

Doa Setelah Khatam Al-Quran Praktis tinggal baca Arab dan…

Rate this post Doa Setelah Khatam Al-Quran Praktis tinggal baca Arab dan Indonesianya – Para Pembaca Rahimakumullah, di halaman yang ini fiqih.co.id akan menulis...
admin
4 min read