Doa Sai, Di Bukit Shofa, Antara Dua Pilar Hijau Mendekati Marwah

Diposting pada

Doa Sai, Di Bukit Shofa, Antara Dua Pilar Hijau Mendekati MarwahDoa ini penting sekali difahami oleh jamaah haji maupun umrah. Semua jamaah haji dan umrah yang menunaikan sai setelah tawaf maka seyogiyanya ia membacakan doa apa yang mereka bisa.

Ada beberapa doa yang kami anggap perlu untuk dibacakan dari muali sai berawal di bukit marawah sampai dengan selesai diakhiri dengan menggunting rambut (Tahallul).

Dhuyufur rahman Rahima kumullah, Pada artikel ini fiqih.co.id akan menuliskan doa-doa sai yang umum dibacakan oleh jamaah Indonesia.

Selengkapnya silahkan jamaah kiranya berkenan membaca tulisan kami di bawah ini.

Doa Sai, Di Bukit Shofa, Antara Dua Pilar Hijau Mendekati Marwah

Para Tamu Allah yang dibanggakan Allah Subhanahu wa Ta’ala, mari kita senantiasa bertaqarub kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala melalui doa.

Para Jamaah haji dan umrah, di saat memulai sai yang dimulai dari bukut Shofa, mak pada saat itu ia menghadap ke ka’bah kemudian bacakan doa lalu kemudian mengarah dirinya ke jalur sai di bukit shofa.

Kemudian jalan menurun dari bukit Shofa menuji ke bukit Mrwah. Bacakan doa sai sepanjang perjalanannya.

Ketika ia sampai di antara dua pilar hijau bacaan doanya diganti, dan setelah lewat pilar hijau maka kembali membaca doa seperti sebelumnya. Demikan juga ketika m=sudah mendekati bukit Marwah dan seterusnya.

Pada halaman ini kami tuliskan doa-doa yang umum dibacakan oleh jamaah haji dan umrah dari Indonesia, silahkan baca tulisannya di bawah ini.

Doa Sai

Setiap selesai Towaf wajib bagi jamah yang menunaikan umrah atau haji maka sudah dipastikan harus sai. Sai dimulai dari bukit Shofa.

Adapun bacaan doa diatas bukit Sofa menghadap Ka’bah adalah sebagai berikut;

اللهُ اَكْبَرْ ٣× لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَ اللهُ اَكْبَرْ، اللهُ اَكْبَرْ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ، اللهُ اَكْبَرْ عَلَى مَا هَدَانَا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى مَااَوْلَانَا لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَيُمِيْتُ بِيَدِهِ الْخَيْرِ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

Allohu-akbar 3x La-ilaha ilallohu wa llahu akbar, Allahu akbar walilahil-hamd, Allohu-akbar ‘ala mahadana wal-hamdulillahi ‘ala ma aulana, La-ilaha ilalloh wahdahu lasyarikalahu lahul-mulku walahul hamdu yuhyi wayumitu biyadihil-khoiri wahuwa ‘ala kuli syai-ingqodir.

Artinya : Allah maha besar 3x, Tidak ada Tuhan Keculai Allah. Allah maha besar, Segala puji bagi Allah, Allah Maha besar, atas petunjuk yang diberikan-Nya kepada kami, segala puji bagi Allah atas karunia yang telah dianugerahkan-Nya kepada kami, tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Dialah yang menghidupkan dan yang mematikan, pada kekuasaa-Nya lah segala kebaikan dan Dia berkuas atas segala sesuatu.

Doa Sai Sepanjang Perjalanannya

Jika doa tadi yang menghadap Ka’ba sudah selesai dibaca, maka kita berputar arah di aras bukit lalu mulai berjalan kemudian baca doa ini;

الله اكبر، الله اكبر ، الله اكبر، اللَّهُمَّ اسْتَعْمَلْنِيْ بِسُنَةِ نَبِيِّكَ وَتَوَفَّنِيْ عَلَى مِلَّتِهِ وَأعِدْنِيْ مِنْ مُضِلَّاتِ الْفِتَنِ

Allohu-akbar3x, Allohumasta’milni, bi sunati nabiyika, watawafani ‘ala milatihi, wa-a’izni min mudilatil fitan.

Artinya: Allah Maha Besar 3x, ya Allah bimbinglah kami untuk beramal sesuai dengan sunah NabiMu dan matikanlah kami dalam keadaan islam dan hindarkanlah kami dari futnah yang menyesatkan.

Doa  Sai antara dua pilar hijau

Ketika yang sedang menunaikan sai tersebut telah sampai di antara dua pilar hijau maka bagi laki-laki disunnahkan lari-lari kecil mulai dari batas garis, kemudian merubah bacaan doa. Adapun doa di antara dua pilar hijau adalah sebagai berikut;

رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاعْفُ وَتَكَرَّمْ وَتَجَاوَّزْ عَمّاَ تَعْلَمُ إنَّكَ تَعْلَمُ مَا لَانَعْلَمُ إنَّكَ اَنْتَ اللهُ الأعزّ الأكرَمْ

Robigfir warham, w’fu watakarom, watajawaz ‘ama ta’lamu, inaka ta’lamu malana’lamu, inaka angtallahul- a’azul-akrom.

Artinya: Ya Allah ampunilah, sayangilah, ma’afkanlah, bermurah hatilah dan hapuskanlah apa-apa yang Engkau ketahui. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang kami sendiri tidak tahu. Sesungguhnya Engkau Ya Allah Maha Mulia dan Maha Pemurah.

Dan jika sudah sampai ke batas di antara dua pilar hijau yang sekara sudah ditandai dengan lampu hijau, maka jamaah kembali mebaca doa : الله اكبر، الله اكبر ، الله اكبر، اللَّهُمَّ اسْتَعْمَلْنِيْ” dam seterusnya sepanjang perjalannan.

Doa Sai ketika mendekati bukit Marwah

Kapaa jamaah sai telah mendekati bukit Marwah sudah hampir naik maka bacaan doanya diganti. Adapun doa yang dibaca ketika sudah mendekati bukit Marwah adalah sebagai berikut;

اِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَآئِرِ اللهِ، فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ اَوِاعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ  عَلَيْهِ اَنْ يَطَوَّفَ بِهِمَا وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَاِنَّ اللهَ شَاكِرٌ عَلِيْمٌ

Inas shofa wal-marwata ming sya-‘a-irillahi, faman hajjal-bayta awi’tamaro fala junaha ‘alaihi ayathowafa bihima wamangtathowa’a khoiron fa-innalloha syakirun ‘alim.

Artinya: Sesungguhnya Sofa dan Marwah sebagian dari syi’ar-syi’ar (tanda kebesaran) Allah. Maka barang siapa yang beribadah  haji ke Baitullah ataupun ber umroh, maka tidak ada dosa baginya berkeliling (mengerjakan sa’i antar keduanya) . Dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Menerima Kebaikan lagi Maha Mengetahui.

Sai dari Sofa sampai Marwa itu dihitng satu kali, demikian juga dari Marwah ke Shofa. Jika sudah sampai 7 kali maka ia sudah pasti ia barakhir di Bukit Marwah. Di sini Sai sudah selesai, tinggal pelaksanaan menggunting rambut untuk tahallul.

Doa Menggunting rambut

Jika jamaah sudah menyelesaikan sainya maka tinggal menggunting rambut, bagi wanita sekurang-kurangnya tiga helai. Adapun bacaan doanya adalah sperti berikut;

اللَّهُمَّ اجْعَلْ لِكُلِّ شَعْرَةٍ نوُرْاً يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Allohumaj-‘al likuli sya’roti nuron yaumal qiyamah.

Artinya: Ya Allah jadikanlah untuk setiap helai rambut cahaya pada hari kiyamat.

Pentup

Para pembaca rahima kumullah mudah-mudahan jamaah semuanya menjadi haji dan hajjah yang mabrur dan mabrurah Aamiin.

Tulisan doa sai yang sudah kami tuliskan ini semoga berkenan dan ada manfaatnya. Kami mohon maaf bila ada uraian kami yang barangkali tidak cocok dengan pendapat para pembaca sekalian.

Doa Sai
Doa Sai

Demikian uraian materi yang dapat kami sampaikan mengenai; Doa Sai, Di Bukit Shofa, Antara Dua Pilar Hijau Mendekati Marwah – mudah mudahan materi ini bisa membantu. Mohon kiranya  bagi jamaah yang kurang sependapat dengan materi ini kami harap untuk diabaikan saja. Kami menuliskan materi ini hanya menyiapkan saudara kami yang memang benar benar memerlukan. Terimakasih atas kinjungannya. Wallahul muwaffiq ila aqwamith thoriq.