Dzikir Di Waktu Petang dan Faidahnya yang Luar biasa

Dzikir Di Waktu Petang dan Faidahnya yang Luar biasa – Pada halaman ini fiqih.co.id akan sampaikan tentang dzikir petang. Selain dzikir petang juga kami akan sampaikan faidahnya. Adapun dalam pembahasannya, kami akan sampaikan secara ringkas.

Daftar Isi

Dzikir Di Waktu Petang dan Faidahnya yang Luar biasa

Dikir di waktu petang itu sangat dianjurkan sekali. Sebab dzikir tersebut akan menyebabkan kita semangat pada petang itu. Wasilah dzikir tersebu Allah akan meberikan kemudahan urusan kita. Selain itu juga wasilah dari dzikir ini kita akan ducukupkan Allah.

Waktu Pelaksanaannya

Adapun waktu pelaksanaannya menurut pendapat yang paling tepat adalah dari tenggelam matahari atau waktu Maghrib hingga pertengahan malam. Pertengahan malam dihitung dari waktu Maghrib hingga Shubuh, taruhlah sekitar 10 jam, sehingga pertengahan malam sekitar jam 11 malam. Baca artikel: Akhir Waktu Dzikir Petang.

Bacaan Dzikir

Dalam bacaan dzikir petang pada halaman ini, kami sampaikan juga dengan faedahnya dari setiap bacaan dzikir. Faidah tersebut berdasarkan hadits yang menyebutkannya. Dengan demikian kita dapat menghayatinya dan sekaligus mendapat manfaatnya.

Pada bacaan dzikir ada juga yang mirip dengan dzikir pagi. Akan tetapi ada yang khusus hanya dibaca pagi saja. Namun ada juga hanya petang saja. Dzikir ini pun kami bantu sampaikan transliterasi untuk setiap bacaan.

Ta’audz

Pertama Memmbaca Ta’awudz. Bacaan tersebut adalah memohon perlindungan kepada Allah SWT. Ta’awudz ini dibaca setiap akan membaca Al-Qura-an. Dan dibaca pula setiap baragam kegiatan yang baik. Bahkan baik pula dibaca Ta’awudz setiap tempat yang terasa angker. Bacaan Ta’awudz itu banyak macamnya. Adapun yang paling umum kita baca adalah sebagai berikut:

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Artinya:  “Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”

Membaca ayat Kursi

Bacaan ayat kursi ini kami kami terjemahkan juga ke bahasa Indonesia;

Ayat Kursi Arabic

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Terjemah ayat Kursi ke Indonesianya

“Allah, tidak ada ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha besar.” (QS. Al Baqarah: 255) (Dibaca 1 x)

Faidah Ayat Kursi

Adapun diantara Faedahnya adalah; Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) sampai pagi. Barasng siapa yang membacanya diwaktu pagi, maka ia akan dilindungi sampai petang.

Surat Al Ikhlas

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

Terjemahannya

Artinya:  “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanla; Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah ilah yang bergantung kepada-Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.” (QS. Al Ikhlas: 1-4) (Dibaca 3 x)

Surat Al-Falaq

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

Terjemahan Surat Al-Falaq

Artinya:  “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Shubuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”. (QS. Al Falaq: 1-5) (Dibaca 3 x)

Surat An-Nas

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ

Terjemahan Surat An-Nas

Artinya:  “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia.” (QS. An Naas: 1-6) (Dibaca 3 x)

Fadhilah Al-Ikhlash & Falaq Binas

Adapun diantara Fadhilahnya ialah; Barang siapa yang mengucapkannya masing-masing tiga kali ketika pagi dan petang, maka segala sesuatu akan dicukupkan untuknya.

Doa Petang

Bacaan doa ini kami tulis dengan dua macam tulisan. Tujuan kami menuliskannya denga dua tulisan ini aadal untuk membantu saudara sadari kami yang kurang mahir baca tulisan arab.

Dao Petang Tulisan Arab

أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ للهِ، وَالْحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا، وَأَعُوذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُبِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُبِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

Doa Petang Tulisan Indonesia

Amsaynaa wa amsal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzihil lailah wa khoiro maa ba’dahaa, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzihil lailah wa syarri maa ba’dahaa. Robbi a’udzu bika minal kasali wa suu-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri.

Makna Doa Petanga

Artinya; “Kami telah memasuki waktu petang dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian.

Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepadaMu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di kubur.” (Dibaca 1 x)

Fadhilah Doa Petang

Diantra Fadhilah dzikir petang ialah; Meminta kepada Allah kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya. Demiian juga faidah doa tesebut in syaa Allah terhindar dari kejehatan pada malam itu dan kejelekan setelahnya. Di dalamnya berisi pula permintaan agar terhindar dari rasa malas padahal mampu untuk beramal, juga agar terhindar dari kejelekan di masa tua. Di dalamnya juga berisi permintaan agar terselamatkan dari siksa kubur dan siksa neraka yang merupakan siksa terberat di hari kiamat kelak.

Doa Petang Yang Pendek Arab & Indonesia

اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ أَصْبَحْنَا،وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ

Allahumma bika amsaynaa wa bika ash-bahnaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikal mashiir.

Makna doa

Artinya: “Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi. Dengan rahmat dan pertolonganMu kami hidup dan dengan kehendakMu kami mati. Dan kepada-Mu tempat kembali (bagi semua makhluk).” (Dibaca 1 x)

"<yoastmark

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai; Dzikir Di Waktu Petang dan Faidahnya yang Luar biasa -.  Bacalah doa tersebut sampai hapal in syaa allah manfaat. Abaikan saja penjelasan ini jika pembaca mersa kurang nyaman atau tidak sependapat. Terimakasih atas kunjungannya. Wallahu ‘alam bish-showab.