Puasa Senin Kamis, Hukum dan Dalilnya serta Fadhilahnya

2 min read

Puasa Senin Kamis
Rate this post

Puasa Senin Kamis, Hukum dan Dalilnya serta Fadhilahnya. Materi ini akan diterangkan sesederhana mungkin oleh fiqi.co.id agar para pembaca mudah mencernanya. Lain dari pada itu juga agar para pembnaca tak jemu membacanya. Baiklah para pembaca yang dirahmati Allah, kita langsung saja pada poko materi.

Puasa Senin Kamis, Hukum dan Dalilnya serta Fadhilahnya

Saudara dan saudariku muslimin dan muslimat hadaanaallahu wa iyyakum ajma’in. Kita semua tentu sudah sangat faham mengenai kesunahannya puasa senin dan kamis. Akan tetapi tidak ada salahnya kalau kita lebih dimantapkan lagih dengan mengenali dalil dan fadhilahnya.

Mukadimah

السّلام عليكم ورحمة الله و بركاته بسم الله الرّحمن الرّحيم * الحمد لله رب العالمين، و صلى الله و سلم على خاتم النبيين سيدنا محمد و على اله و صحبه اجمعين، أَمَّا بَعْدُ 

Segala Puji hanya bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Shalawat dan Salam semoga tetap tercurah ke haribaan Nabi Agung Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa sallam.

Saudara dan sudariku seiman barangkali kita masih ingat yang diterangkan dalam kitab kecil nadzom zubad. Di sana diterangkan bahwa setiap orang yang tanpa ilmu tapi ia mengamalkan maka tentu amalnya mardud dan ditolak tidak diterima.

Berkaitan dengan hal tersebut maka mari kita mantapkan mengenai kesunahan puasa senin dan kamis dengan mempelajarti serta memahami apa yang disampaika oleh baginda rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam.

BACA JUGA :  Fidyah Puasa Ramadhan Karena Sakit Permanen Atau Meninggal

Puasa Sunnah Hari Senin

Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam suka sekali melakukan puasa pada hari senin. Ketika beliau Rasulullah ditanya; Kenapa Engkau puasa pada hari ini? (hari senin), Beliau menjawab ; “Pada hari isnain aku dilahirkan dan pada hari itu pula aku diutus”.

Diterangkan dalam sebuah hadits termaktub dalam kitab Bulughul Marom yang redaksinya seperti berikut:

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ اَلِاثْنَيْنِ, قَالَ: ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ, وَبُعِثْتُ فِيهِ, أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ )  رَوَاهُ مُسْلِمٌ 

Yang Artinya: Dan ketika beliau ditanya mengenai puasa hari Senin, beliau menjawab: “snin adalah hari kelahiranku, dan pada hari itu juga aku diutus, dan hari diturunkan al-Qur’an padaku.” Riwayat Muslim.

Puasa Senin Kamis

Adapunmengenai senin kamis diantaranya ialah; amalan setiap makhluk disampaikan setiap Senin dan Kamis. Perihal ini sebagaimana diterangkan dalam sal;ah satu riwayat sebagai berikut;

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا أَبَانُ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُمَرَ بْنِ أَبِي الْحَكَمِ بْنِ ثَوْبَانَ عَنْ مَوْلَى قُدَامَةَ بْنِ مَظْعُونٍ عَنْ مَوْلَى أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ أَنَّهُ انْطَلَقَ مَعَ أُسَامَةَ إِلَى وَادِي الْقُرَى فِي طَلَبِ مَالٍ لَهُ فَكَانَ يَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَقَالَ لَهُ مَوْلَاهُ لِمَ تَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ وَأَنْتَ شَيْخٌ كَبِيرٌ فَقَالَ إِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ وَسُئِلَ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ إِنَّ أَعْمَالَ الْعِبَادِ تُعْرَضُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ 

Artinya; Telah menceritakan pada kami Musa bin Isma’il, menceritakan pada kami Aban, menceritakan kepada kami Yahya dari Umar bin Abu Al Hakam bin Tsauban dari mantan budak Qudamah bin Mazhun dari mantan budak Usamah bin Zaid, bahwa ia pernah pergi bersama Usamah menuju Bukit Al Qura untuk mencari hartanya, dia berpuasa pada senin dan Kamis. Kemudian mantan budaknya berkata, “Mengapa engkau berpuasa pada Senin dan Kamis? Dan dia ditanya mengenai perihal tersebut, kemudian dia menjawab, “Sesungguhnya Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam beliau besabda; “Sesungguhnya amalan para hamba disampaikan pada Senin dan Kamis.”

BACA JUGA :  Hari Haram Puasa Menurut Keterangan Fiqih Dalam Madzhab Syafi’i

Senin dan kamis

Dan diantaranya lagi sebagaimana disampai dari Khalid bahwa Rasulullah slalu puasa senin dan kami diantar keterangannya adalah sebagai berikut;

عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ الْغَازِ أَنَّهُ سَأَلَ عَائِشَةَ عَنْ صِيَامِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ

Artinya; Dari Khalid bin Ma’dan dari Rabi’ah bin Al Ghaz bahwasanya dia bertanya kepada Aisyah tentang puasanya Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam, maka Aisyah pun menjawab, “Beliau selalu puasa Senin dan Kamis.”

Fadhilah

Adapun diantara fadhilahnya puasa senin dan kamis adalah;

  1. Itba’ Nabi, artinya setiap ummat yang sudah itba’ pada Rasulullah karena Allah, yang ia akan mendapatkan syafa’at beliau di hari akhir.
  2. Mendapat ridhonya Allah.
  3. Menjaga kesehatan badan

Hukumnya

Adapun menunaikan puiasa senin dan kamis itu adalah sunnah saja selama tidak dinadzarkan. Akan tetapi jika seseorang bernadzar mau menunaikannya, maka bagi yang bernadzar tersebut hukumnya wajib.

Adapun yang dimaksudkan dengan sunnah itu ialah huwa ma yutsabu ‘ala fa’lihi wa la yu’aqabu ‘ala tarkihi. Artinya; sunnah itu adalah pekerjaan yang diganjar atas mengerjakannya, dan tidak disiksa atas meninggalkannya.

Niat Puasa hari senin

Khusus buat saudaraku yang sudah terbiasa dengan melafadzkan niat, maka niatnya adalah sebagai berikut;

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ يَوْمَ الْإِثْنَيْنِ  ِللهِ تَعَالَى

A’udzu billahi minasy-syaithonir rojiym Bismilahir rohmanir rohim, Nawaitu sauma ghodi yaumal isnain lillahi ta’ala

Artinya : Aku Berlindung kepada Allah dari Godaan Syetan yang terkutuk. Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. “Saya niat puasa besok pagi pada hari senini karena Allah ta’ala”

BACA JUGA :  Puasa Tarwiyah. Apa yang dimaksud dengan Puasa tersbut?

Niat Puasa hari kamis

Demikian juga buat saudara dan sauidariku yang biasa mengucapkan niat, maka berikut ini adalah lafadz nia puasa hari kamis.

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ يَوْمَ الْخَمِيْسِ  ِللهِ تَعَالَى

A’udzu billahi minasy-syaithonir rojiym Bismilahir rohmanir rohim, Nawaitu sauma ghodi yaumal khomisi lillahi ta’ala

Artinya : Aku Berlindung kepada Allah dari Godaan Syetan yang terkutuk. Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. “Saya niat puasa besok pagi pada hari kamis karena Allah ta’ala”

"<yoastmark

Demikian uraian ringkas materi tentang; Puasa Senin Kamis, Hukum dan Dalilnya serta Fadhilahnya.  – Mudah mudahan dari materi ringkas ini dapat meberikan manfaat pada kita semua. Mohon Abaikan saja uraian kami ini, jika pembaca tidak sependapat. Terimakasih atas kunjungannya. Wallahu A’lamu bish-showab.