Rukun Islam, Dalil hadits, Fiqih dan Penjelasannya

3 min read

Rukun Islam, Dalil hadits, Fiqih dan Penjelasannya

Rukun Islam, Dalil hadits, Fiqih dan Penjelasannya – Pada halaman ini Fiqih.co.id akan menjelaskan tentang Rukun Islam fiqih dan penjelasannya. Mengenai rukun islam kita sampaikan dalil haditsnya. Lengkapnya mengenaia uraian ini silahkan antum baca hinga selesai penjelasan di bawah ini.

Rukun Islam, Dalil hadits, Fiqih dan Penjelasannya

Setiap kita Ummat islam tentu harus mengetahui rukun-rukunnya. Selain mengetahui secara fiqih juga tak kalah pentingnya bagi kita ummat islam agar tahu juga dalil haditnya tentang rukun islam. Pembaca rohimakumullah di bawah ini kami akan sampaikan secra singkat agar mudah difahami dan dihafalkan.

Mukadimah

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ الَكَرِيْمِ سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ 

Segala puji bagi Allah Subhanhu wa Ta’ala Tuhan seru sekalian alam. Sholawat dan salam semoga tetap tercurah ke haribaan Nabi agung Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa sallam. Pembaca yang kami banggakan langsung saja kita ke pokok permasalah kita mengenai pembahasan materi.

Apa itu Rukun Islam

Adapun yang dimaksudkan dengan rukun di sini adalah suatu perkara yang paling pokok. Ibarat sebuah bangunan, rukun itu adalah sebagai pilar atau pondasi. Rukun adalah suatu pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan dan digantikan dengan yang lain.

Jika dalam satu pekerjaan yang ada rukunnya, kemudian salah satu rukun itu ditinggalkan tanpa udzur maka batalah pekerjaan tersebut. Demikian juga dengan rukun islam, jika sengaja meninggalkannya tanpa udzur syar’i maka itu adalah dosa besar.

BACA JUGA :  Melipat Celana, Lengan Baju Saat Shalat Apa Hukumnya?

Dalil hadits rukun islam

Salahsatu hadits yang menerangkan tentang rukun islam adalah sebagai berikut;

قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؛ بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةٍ أنْ لاَ إلَهَ إلاَّ اللَّهُ وأنَّ محمَّداً رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامَةِ الصَّلاةِ، وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ وَحَجِّ البَيْتِ مَنْ اِسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيْلًا (رواه البخاري و مسلم من حديث إبن عمر رضي لله عنهما)ۥ

Artinya; Telah bersabda nabi Shollallahu ‘alaihi wa sallam; “Islam dibangun di atas lima, yaitu; Syahadat (Tauhid dan Rasul): “Bersaksi Bahwa tidak ada Tuhan yang hak wajib disembah kecuali Allahdan sesungguhnya Nabi Muhammad itu utusan Allah.  

Mendirikan Sholat. Mengeluarkan Zakat. Puasa Ramadhan dan Haji ke Baitullah bagi yang mampu mengadakan perjalannya”. (HR. Bukhari Muslim dari Hadits Ibnu Umar r.a.).

Demikian itu diterangkan dalam sabda nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam. Dari hadits tersebut sudah dapat kita urutkan. Lalu kemudian bagaiman dalam fiqihnya tentang rukun islam? Jawab; berikut ini keterangan dalam fiqihnya;

Tulisan Arab Rukun Isalam dalam Fiqih

ۥ(فَصْلٌ) أَرْكَانُ الْإِسْلَامِ خَمْسَةٌ؛ شَهَادَةٌ أَنْ لَاإِلٰهَ إِلَّااللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدَا رَّسُوْلُ اللهِ، وَإِقَامُ الصَّلَاةِ، وَإِيْتَاءُ الزَّكَاةِ، وَ صَوْمُ رَمَضَانَ، وَحِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيْلًا

Tulisan Indonesia Rukun Isalam dalam Fiqih

(Faslun) Arkaanul Islaami Khomsatun; Syahaadatu An Laa Ilaaha Illallaahu Wa Annna Muhammadan Rosuulullaahi , Wa Iqoomushsholaati , Wa Iitaauzzakaati , Wa Shoumu Romadhoona , Wa Hijjul Baiti Man Istathoo’a Ilaihi Sabiilan.

Maknanya Arakanul-Islam dalam bahasa Indonesai

Ini adalah satu Fasal. Adapun Rukun Islam itu ada lima perkara;

  1. Syahadat; Bersaksi bahwa tiada ada tuhan yang haq wajib disembah kecuali Allah  dan Sesungguhnya Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah.
  2. Mendirikan sholat (maksudnya sholat lima waktu).
  3. Menunaikan zakat.
  4. Puasa Romadhan.
  5. Ibadah haji ke baitullah bagi yang sudah mampu mengadakan perjalanannya.

Urtan Rukun Islam Secara Ringkas;

Rukun Islam itu ada lima perkara;

  1. Syahadat.
  2. Sholat.
  3. Zakat.
  4. Puasa bulan Ramadhan.
  5. Haji ke baitullah bagi yang mampu mengadakan perjalannya.
BACA JUGA :  Pengertian Ibadah, Tujuan, Hakikat, Penjelasan dan Hikmahnya

Penjelasan Tentang Rukun Islam

Sebagaimana yang sudah kami tuliskan dasar-dasarnya di atas, maka selanjutnya kami akan terangkan satu per satu dari lima rukun tersebut sebagai berikut;

Syahadat

Bersyahadat Tauhid dan bersyahadat Rasul, ialah dilafadzkan dengan lidah, diyakini oleh hati serta dibuktikan dengan perbuatan keseharian.

Syahadat Tauhid ialah kalimat “Laa Ilaaha Illallaah”, sedangkan Syahadat Rasul adalah kalimat “Muhammadur Rosuulullaah”.

Adapun Makna Rukun Islam yang pertama ini ialah, Tidak ada Tuhan yang haq wajib disembah kecuali hanya Allah, dan bahwasanya Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah.

Mendirikan Sholat

Mendirikan sholat ini adalah Rukun Islam yang kedua. Adapun yang dimakudkan dengan sholat di sini ialah sholat fardu.

Sholat fardhu itu syariat Islam yang dibawa oleh Nabi setelah Isra’ dan Mi’raj. Kewajiban sholat itu sudah ada sejak zaman Nabi Adam, akan tetapi penyempurnaan sholat 5 waktu serta kewajibannya terjadi setelah Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa sallam.

Allah berfirman;

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

Artinya : “Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan rukulah beserta orang-orang yang ruku’”.  (QS. Al-Baqarah ayat 43).

Dan Firman-Nya pula;

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنْفُسِكُمْ مِنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِنْدَ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Artinya : “Dan dirikanlah sholat dan tunaikanlah zakat dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan dapat pahalanya pada sisi Allah sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan”.  (QS. Al-Baqarah ayat 110).

Penjelasan Sholat

Dikatakan sholat ialah tiangnya agama. Sebab di antara rukun Islam lainnya, sholat adalah ibadah yang paling pokok yang paling sering dikerjakan.

Dikatakan pula, sholat adalah sebagai penghapus dosa sekaligus sebagai penghubung antara hamba dan Allah. Adapun Isi dari bacaan shalat itu sendiri adalah kumpulan doa sebagai media komunikasi antara hamba dan Allah.

Mengeluarkan Zakat

Dalam Al Qur’an perintah menegakkan sholat itu selalu beriringan dengan perintah menunaikan zakat. Adapun arti dari pada “Zakat” itu adalah bersih. Dan di antara manfaat zakat ialah untuk membersihkan serta mensucikan diri.

BACA JUGA :  Niat Sholat Tahajud 4 rakaat, Dalil, Bacaan, Tata Cara, dan Doanya

Sejatinya zakat itu adalah kotoran harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap yang hartanya sudah mencapai nishab. Maka orang yang sudah mengeluarkan zakat itu sama halnya sudah mensucikan diri.

Dan setiap orang yang sudah mensucikan dirinya itu sudah barang tentu ia beruntung. Allah berfirman, Allah berfirman;

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّىٰ

Artinya; “Sungguh beruntunglah orang yang menyucikan diri”.  (QS. Al A’la : 14).

Puasa Ramadhan

Berpuasa di bulan Ramadhan itu menurut dalm fiqih ialah Rukun Islam yang ke empat. Adapun kewajiban menunaikan puasa Ramadhan ini telah diingatkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 183:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya; “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa”. (QS. Al Baqarah 183)

Haji Bagi yang Mampu

Ibadah haji ini adalah Rukun Islam yang ke lima menurut dalam ilmu fiqih. Menjalankan Ibaah Haji ke Baytullah itu wajuib hukumnya bagi yang mampu. Jadi meskipun ini rukun islam, tapi jika orang islam tersebut belum mampu, maka gugur keawajiban hajinya.

Adapun yang dimaksudkan dengan Mampu di sini ialah; Mampu meliputi biaya keberangkatan dan kepulangannya. Tidak hanya sampai di situ.

Akan tetapi juga mampu biaya nafkah bagi orang yang ada dalam tanggungannya (keluarga). Selain yang tersebut juga masalah Keamanan selama perjalanan ppulang pergi dan kekuatan fisik.

Wajibnya haji ini hanya sekali seumur hidupnya. Haji adalah ibadah yang disyariatkan oleh Nabi Ibrahim Alaihis Salam.

Rukun Islam, Dalil hadits, Fiqih dan Penjelasannya
Rukun Islam, Dalil hadits, Fiqih dan Penjelasannya

Demikian Penjelasan Materi singkat mengenai; Rukun Islam, Dalil hadits, Fiqih dan Penjelasannya Semoga materi ini bisa membantu kita umat islam yang masih membutuhkan pencerahan. Mohon abaikan saja uraian ini jika pembaca ada yang dirasa tidak pas. Terimakasih Wallahul-muwaffiq.