Perilaku Terpuji, Bertindak Lurus Sesuai Dengan Ajaran Islam

2 min read

Perilaku Terpuji, Bertindak Lurus Sesuai Dengan Ajaran Islam

Perilaku Terpuji, Bertindak Lurus Sesuai Dengan Ajaran Islam – Para Pelajar, Santri dan Pembaca sekalian kali ini Fiqih.co.id akan menyampaikan tentang Perilaku terpuji. Dalam Ajara Islam tentunya Bertindak yang terpuji merupakan perintah untuk Berperilaku lurus dan terpuji.

Perilaku Terpuji, Bertindak Lurus Sesuai Dengan Ajaran Islam

Dalam pada ini kami aka menerang dalil-dalil yang menerangkan perintah perihal tersebut. Dan untuk lebih jelasnya mari kita baca sampai selesai uraiannya di bawah ini.

Mukadiamh

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ

الـحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَنْزَلَ الْقُرْأَنَ هُدًى لِّلنَّاسِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِ الـمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ

Puji dan Syukur hanya bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah telah menurunkan Al-qur’an sebagai petunjuk untuk sekalian ummat manusia. Shalawat, Salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Agung Muhammad ﷺ. Pembaca yang dirahmati Allah berikut ini uraian tentang Perilaku Terpuji atau bertindak lurus.

Perilaku Terpuji

Rasulullah ﷺ diutus Allah ke muka bumi adalah untuk menyempurnakan akhlak. Oleh karena itu kita sebagai ummatnya tentu sudah menjadi suatu keharusan agar mengikutinya. Dengan akhlak yang baik, maka sudah barang tentu akan terlihat dari ucapan, sikap, perbuatan, gaya hidup dan lain-lainnya. Apabila Perilaku seseorang sudah tdihiasi oleh akhlak mulia, maka pasti ia akan berperilaku terpuji.

Bertindak Lurus

Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman dalam surat Hud:

BACA JUGA :  Doa Pagi Hari, Yang Semetinya Dibaca Setiap Pagi

فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ، القرأن سورة هود : ١١٢

Artinya: “Maka  bertindak  luruslah engkau sebagaimana  engkau diperintahkan”. (Hud: 112)

Allah Ta’ala berfirman pula:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ، القرأن سورة فصلت : ٣٠

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan bahawa Allah adalah Tuhan kita semua, kemudian mereka itu bertindak lurus – berpendirian teguh, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka – dan berkata: ” Janganlah engkau semua takut dan jangan pula merasa sedih dan terimalah berita gembira memperoleh syurga yang telah dijanjikan kepadamu semua. (QS. Fushshilat : 30)

نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ،  نُزُلاً مِّنْ غَفُورٍ رَّحِيمٍ،  القرأن سورة فصلت : ٣١ – ٣٢

Artinya: “Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. “Hidangan dari Tuhan yang Maha Pengampun dan Penyayang”. (QS. Fushshilat : 31- 32)

Abadi dalam Syurga

Bagi Setiap Orang yang Mengakui Allah sebagai tuhannya lalu bertindak lurus serta berkelakuan terpuji maka dai akan abadi di dalam syurga Allah yang penuh ni’mat. Sebagaimana Allah berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ، أُوْلَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا جَزَاء بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ، القؤأن سورة الأحقاف : ١٣ – ١٤

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan”. (QS. al-Ahqaf : 13-14)

BACA JUGA :  Tiga Doa Malaikat Diaminkan Rasulullah Shollallahu alaihi wa sallam

Besandar pada kebenaran

Sebagaimana diterangkan dalam hadits:

وَعَنْ أَبِيْ عَمْرٍو. وَقِيْلَ: أَبَيْ عَمْرَةَ سُفْيَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قُلْتُ: يَا رَسُول اللَّهِ قُلْ لِيْ فِي الْإِسْلَامِ قَوْلًا لَا أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَدًا غَيْرَكَ. قَالَ: قُلْ آمَنْتُ بِاللهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ، رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Artinya:  Dari Abu ‘Amr, ada yang mengatakan namanya Abu ‘Amrah, Sufyan bin Abdullah r.a., katanya: “Saya bertanya: Ya Rasulullah, katakanlah padaku dalam Islam tentang suatu ucapan yang saya tidak akan menanyakan lagi pada seseorang selain Tuan”.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Katakanlah, saya beriman kepada Allah kemudian bertindak luruslah, berpegang teguhlah pada kebenaran”. (Riwayat Muslim) dikutip dari kitab Riyadhush-sholihin.

Arti Dan Pengertian Bertindak Lusru

Maksudnya bertindak lurus itu ialah:

Kalau kita sudah benar mengaku beriman kepada Allah, hendaklah kita jangan segan berlaku yang benar dan jujur, misalnya benar-benar memperjuangkan cita-cita Islam. Maka jangan hanya menamakan dirinya itu seorang Islam, tapi hanya sekadar  pengakuan kosong belaka, akan tetapi berlakulah yang benar menjadi seorang Muslim.

Kederhanaan

Kesederhana adalah sikap yang baik sebgaimana dijelasakan dala sebuah haidts:

عَنْ أبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «قارِبُوا وَسَدِّدُوْا، وَاعْلَمُوا أنَّهُ لَنْ يَنْجوَ أَحَدٌ مِنْكُمْ بِعَمَلِهِ» قَالُوْا: وَلَا أَنْتَ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: «وَلَا أَنَا، إلَّا أَنْ يَتَغَمَّدَنِيَ اللهُ بِرَحْمَةٍ مِنْهُ وَفَضْلٍ». رواه مسلم

Artinya:  Dari Abu Hurairah r.a., katanya: Rasulullah ﷺ  bersabda: “Bersengajalah secara sederhana – tidak sangat muluk-muluk ataupun teledor – dan bertindak luruslah. Juga ketahuilah bahawasanya tidak seseorang pun yang dapat selamat kerana amalnya”. Para sahabat bertanya: “Sekalipun Tuan sendiri juga tidak – dapat diselamatkan oleh amalnya – ya Rasulullah?”. Beliau ﷺ . menjawab:. “Sayapun tidak dapat, kecuali jikalau Allah menutupi diriku – memberikan kurnia padaku – dengan rahmat daripadaNya serta dengan keutamaanNya”. (Riwayat Muslim)

BACA JUGA :  Rukun Islam, Dalil hadits, Fiqih dan Penjelasannya

Pendapat  Ulama Tentang Istiqamah

Para ulama berkata: Makna istiqamah, iaitu tetap taat kepada Allah Ta’ala.

Mereka mengatakan bahawa istiqamah itu adalah termasuk dari golongan jawami’ul kalim – yakni sedikit kata-katanya tetapi luas pengertiannya – dan istiqamah itulah yang merupakan kenizhaman segala perkara.

Contoh Perilaku terpuji

23 contoh perilaku terpuji adala seperti:

  1. Jujur.
  2. Sabar.
  3. Penolong.
  4. Tilwah Alquran.
  5. Pema’af.
  6. Bersedekah.
  7. Shalat.
  8. Zakat.
  9. Puasa.
  10. Berdzikir.
  11. Bertasbih.
  12. Bertahmid
  13. Makan/minum dengan tangan kanan
  14. Memulai Kegiatan baik dengan Bismillah
  15. Tidak menghina orang lain
  16. Senyum
  17. Berkata-kata yang baik
  18. Rendah Hati
  19. Mengajak kepada Kebaikan
  20. Adil
  21. Bershalawat
  22. Mengakhiri dengan Alhamdulillah
  23. Senantiasa Berdoa setiap masuk dan keluar rumah

Sumber sebagia dikutip dari Dutadakwah

Perilaku Terpuji, Bertindak Lurus Sesuai Dengan Ajaran Islam
Perilaku Terpuji, Bertindak Lurus Sesuai Dengan Ajaran Islam

Demikian Materi Ringkas tentang Perilaku Terpuji, Bertindak Lurus Sesuai Dengan Ajaran Islam Semoga bermanfaat bagi pembaca. Mohon Abaikan saja uraian kami ini, jika pembaca tidak sependapat.Terima kasih atas kunjungannya. Wallahu A’lamu bish-showab. Sumber sebagian dikuti dari Dutadakwah