Wuquf di Arafah, Ini Adalah Rukun Haji Sebagai Puncaknya

Diposting pada

Wuquf di Arafah, Ini Adalah Rukun Haji Sebagai Puncaknya – Assalamu’alaikum wa rohmatullahi wa barokaatuh. Dhuyufullah, Para Tamu Allah yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala. Pada halam ini fiqih.co.id akan memeberikan Materi mengenai wuquf di arafah.

Dalam Materi ini kami sampaikan uraian singkat mengutp dari salah satu pan fiqih. Dan In Syaa Allah masih Materi ini bersambung ke materi berikutnya seputar pelaksanaan ibadah haji. Materi yang kami sampaikan ini menurt kami penting utnuk dipelajari.

Oleh karena itu tetap  berharap kiranya semangat membaca semua artikel yang berhubungan dengan urusan ibadah haji ini.

Wuquf di Arafah, Ini Adalah Rukun Haji Sebagai Puncaknya

Wquf di padang arafah adalah puncaknya ibadah haji, dan adalah merupakan rukun haji yang tidak bisa diganti dengan dam apa pun. Walaupun orang yang menunaikan ibadah haji itu sedang dalam keadaan sakit, tatap wajib di bawa ke oadang arafah. Sebab jika tidak wuquf di tempat ini maka dinytakan hajinya batal.

Apa pun pelaksanaan hajinya, baik ifrad, tamttu maupun qiran dalam rukun haji tidak ada perbedaan. Untuk lebih jelasnya mengenai wuquf secara ringkas dan singkat akan kami terangkan di bawah ini. Silahkan antum baca semoga membatu.

Wuquf di Arafah

Mengenai masalah wuquf ini sebagaimana diterangkan di dalam salah satu kitab fiqih sebagai berikut;

وَمِنْهَا أَيْ مِنْ أَرْكَانِ الْحَجِّ الْوُقُوْفُ بِعَرَفَةَ لِأَنَّهُ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ أَمَرَنَا مُنَادِيًا يُنَادِيْ، (الْحَجُّ عَرَفَةُ) وَمَعْنَى الْحَجُّ عَرَفَةُ أَيْ مُعْظَمُ أَرْكَانِهِ كَمَا نَقُوْلُ مُعْظَمُ الرَّكْعَةِ الرُّكُوْعُ

Di antara rukun haji ialah wukuf di Arafah. Sebab Nabi Muhammad Shollallahu ‘alahi wa sallam menyuruh seorang Munadinya (tukang mengumumkan umuman) supaya mengumandangkan kata-kata Al-hajju ‘arafah. artinya ‘Rukun haji yang paling penting adalah wukuf di Arafah.

Kata tersebut sama seperti kalau kita mengatakan (مُعْظَمُ الرَّكْعَةِ الرُّكُوْعُ) (yang paling penting dalam raka’at adalah rukuk).

Dari keterangan tersebut dapat kita fahami bahwa untuk ibadah haji yang paling terpenting adalah wuqufnya. Sama halnya dengan ibadah sholat yang paling disebutkan adalah ruku’nya.

Jadi rukun haji yang paling agung itu adalah wuquf. Sama dengan rukun sholat yang paling agung adalah ruku’.

Keberhasilan Wuquf di Arafah

Adapun wuquf di arafah ini bisa dianggap sah bila yang bersangkutan telah berada di padang arafah tepat waktu yang telah ditentukan. Dan mengenai jamaah yang wuquf ini ada perbedaan pendapat, maka jika antum ingin lebih luas tentang ilmu perwuqufan sebaiknya antum pelajari sampai tuntas pandangan empat madzhab.

وَيَحْصُل الْوُقُوْفُ بِحُضُوْرِ بِجُزْءٍ مِنْ عَرَفَاتٍ وَلَوْ كَانَ  مَارًّا فِيْ طَلَبِ آبِقٍ أَوْ ضَالَّةٍ أَوْ غَيْرِ ذَلِكَ وَلَوْ حَضَرَ عَرَفَةَ، وَهُوَ نَائِمٌ حَتَّى لَوْ دَخَلَ عَرَفَاتِ قَبْلَ الْوُقُوْفِ وَنَامَ حَتَّى خَرَجَ الْوَقْتُ أَجْزَأَهُ عَلَى الصَّحِيْحِ لِبَقَاءِ التَّكْلِيْفِ عَلَيْهِ بِخِلَافِ الْمَجْنُوْنِ

Wukuf dapat dihasilkan dengan datang (hadhir) ke sebagian yang termasuk dalam kawasan Arafah. Meskipun hanya berlalu saja untuk mencari budak yang hilang, atau mencari sesuatu yang hilang, atau lain sebagainya.

Andaikata orang itu masuk Arafah dalam keadaan tidur,  bahkan andaikata orang itu masuk Arafah sebelum tibanya waktu wukuf dalam keadaan tidur hingga habis waktu wukuf, adalah memadai (sah) wukufnya menurut qaul shahih. Karena orang itu masih tetap mukallaf, lain halnya  dengan orang gila.

Wuqufnya Orang Pingsan

Bagaimana jika salah satu dari jamaah haji berwuquf dalam keadaan tak sadar yakni sedang pingsan. Perihal tersebut sebagaimana diterangkan dalam salah satu kitab fiqih adalah sebagai berikut;

وَلَوْ حَضَرَ وَهُوَ مُغْمَى عَلَيْهِ، قَالَ فِي أَصْلِ الرَّوْضَةِ : أَجْزَأَهُ، وَهُوَ سَهْوٌ فَإِنَّ الرَّافِعِي صَحَحَ عَدَمَ الْأَجْزَاءِ فِي شَرْحَيْنِ وَ الْمُحَرَّرِ، ثُمَّ إِنَّ النَّوَوِيَّ قَالَ فِيْ زِيَادَتِهِ : قُلْتُ الْأَصَحُّ عِنْدَ الْجُمْهُوْرِ أَنَّهُ لَا يَصِحُّ وُقُوْفُ الْمُغْمَى عَلَيْهِ.  وَالْحَاصِلُ أَنَّ شَرْطَ إِجْزَاءِ الْوُقُوْفِ أَنْ يَكُوْنَ الْوَاقِفُ أَهْلًا لِلْعِبَادَةِ

Andaikata orang itu tiba di Arafah dalam keadaan pingsan, Imam Nawawi berkata di dalam kitab asal Ar-Raudhah: Cukup wukufnya, dan demikian itu adalah keliru. Karena Imam Rafi’i menganggap tidak cukup dalam kedua syarahnya dan juga di dalam kitab AI-Muharrar. Kemudian di dalam tambahannya pada kitab Ar-Raudhah, Imam Nawai berkata: Kataku; yang lebih shahih menurut Jumhur Ulama:   tidak sah wukufnya orang pingsan.  Ringkasnya, syarat sahnya wukuf, orang yang wukuf itu harus ahli ibadah.

Wuquf Di Arafah Boleh Di Mana Saja

Mengenai tempat berwuquf bagi jamah haji ini dibolehkan di sembarang tampat asalkan masih di wilayah padang arafah. Perihal ini sebagaiman dijelaskan dalam pan fiqih sperti berikut;

ثُمَّ فِيْ أَيْ مَوْضِعٍ وَقَفَ مِنْهَا جَازَ لِأَنَّ الْكُلَّ عَرَفَةُ، وَوَقْتُ الْوُقُوْفِ مِنْ زَوَالِ الشَّمْسِ يَوْمَ عَرَفَةَ إِلَى طُلُوْعِ الْفَجْرِ وَلَا يُشْتَرَطُ الْجَمْعُ بَيْنَ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ حَتَّى لَوْ أَفَاضَ قَبْلَ الْغُرُوْبِ صَحَّ وُقُوْفُهُ، وَلَا يَلْزِمُهُ الدَّمُ عَلَى 

Dan di mana saja ia wukuf di bagian tanah Arafah adalah boleh, sebab semuanya masih disebut Arafah. Waktunya wukuf mulai dan tergelincirnya matahari pada hari Arafah  .hingga terbit fajar. Tidak disyaratkan mesti mengumpulkan malam dan siang, sehingga kalau orang itu bubar sebelum matahari terbenam, sah wukufnya dan tidak wajib membayar dam menurut qaul shahih.

Namun demikian juga ada yang menhjelaskan sebegai berikut;

وَقِيْلَ يَجِبُ فَعَلَى هَذَا لَوْ عَادَ لَيْلًا سَقَطَ وَلَوْ اِقْتَصَرَ عَلَى الْوُقُوْفِ لَيْلًا صَحَّ حَجُّهُ عَلَى الْمَذْهَبِ الَّذِيْ قَطَعَ بِهِ الْجُمْهُوْرُ والله اعلم، قَالَ : (وَالطَّوَافُ بِالْبَيْتِ، وَالسَّعْيُ بَيْنَ الصَّفَا وَالمْرَوَةِ)

Ada yang mengatakan : Wajib membayar dam. Jadi kalau menurut ini, andaikata orang itu kembali lagi ke Arafah pada waktu malam, kewajiban membayar dam gugur. Andaikata orang itu hanya wukuf malam hari, sah hajinya menurut mazhab yang telah dipastikan oleh Jumhur Ulama. Wallahualam.

Selanjutnya antum pelajari pada aretikel ini; Tawaf Ifadhad

Pentup

Pembaca yang budiman dan yang baik hati, untuk lebih matengnya lagi mengenai wuquf di arafah bagi jamaah haji, kami sarankan kiranya dapat mempelajari dari pandangan empat madzhab. Artikel ini sangat-sanagt singkat dan kurang memberikan pembekalan bagi jamaah haji.

Dan Kami mengimbau kepada semua jamaah calon haji kiranya dapat mengikuti manasik haji yang dibimbing oleh para pembimbing haji profesional bersertifikat. Sebab dalam urusan haji ini sering terjadi masalah-masalah baru yang belum tentu ada jawabannya dlam fiqih klasik, dan mesti dijawab oleh fiqih kontenporer.

Wuquf di Arafah
Wuquf di Arafah

Demikian ringkasan materi yang dapat kami sampaikan mengenai; Wuquf di Arafah, Ini Adalah Rukun Haji Sebagai Puncaknya – mudah mudahan materi ini sedikit membantu dan bermanfaat. Mohon bagi jamaah yang tidak suka dengan materi ini untuk diabaikan saja. Kami menuliskan materi ini hanya buat saudara kami yang memang betul betul memerlukan saja. Materi ini juga bisa dijdaikan sebagai bahan Pemateri Manasik haji bagian fiqih haji. Terimakasih atas kinjungannya. Wallahul muwaffiq ila aqwamith thoriq.